Tips&Trik     By : | 18 Agustus 2015 16:03  |
0 5 0.0 stars -
 dari 0 komentar

Yuk, Belajar Mengenal Trendline

Banyak trader pemula yang belum tahu bagaimana cara bermain forex yang baik dan benar. Yang perlu dipahami, ada banyak sekali istilah-istilah dalam forex yang perlu dipelajari satu per satu. Dan memang itu tidak mudah. Tapi, dengan seringnya latihan, maka semua istilah-istilah dalam forex pasti akan terekam di kepala.

Cara Bermain Forex-Analisis Teknikal-Trendline

Bicara soal cara bermain forex, pasti tidak jauh dari platform dan analisis teknikal. Ngomong-ngomong soal jenis analisis teknikal, kita akan menemui apa yang disebut dengan trendline. Trendline atau garis tren dalam bahasa Indonesia, menggambarkan tren pergerakan harga. Dalam trading, jika kita mampu menerjemahkan chart/grafik ke dalam trendline dengan tepat, maka perhitungan dengan analisis teknikal tersebut hampir dapat dipastikan akurat.

banner ayo forex

Baca juga: Menemukan Trend dengan Memanfaatkan Moving Average

Untuk dapat menerjemahkan trendline dengan benar, mustahil dilakukan tanpa mengenal jenis-jenis tren. Secara umum, ada tiga jenis tren, yaitu:

1. Tren naik (uptrend)

Tren naik/uptrend merupakan keadaan di mana harga sedang bergerak naik. Untuk menentukan apakah harga sedang bergerak naik dapat kita perhatikan pada chart/grafik harga. Perhatikan gambar di bawah ini

Up+Trendline

Pada gambar tersebut, terdapat puncak dan lembah. Pergerakan harga kita sebut uptrend jika terdapat 2 puncak dan 2 lembah yang bergerak semakin tinggi. Artinya puncak kedua harus lebih tinggi dari puncak pertama.

Up+Trendline+Grafik
Uptrend dalam chart

2. Tren turun (downtrend)

Tren turun merupakan kebalikan dari tren naik. Tren turun berarti harga sedang bergerak turun. Lihat gambar di bawah

Down+Trendline

Sama halnya dengan tren naik, tren turun juga terdiri dari sederetan puncak dan lembah. Minimal harus ada dua puncak dan dua lembah yang bergerak semakin rendah. Artinya, kita akan melihat bahwa puncak kedua lebih rendah dari puncak pertama.

Down+Trendline+Grafik
Downtrend dalam Chart

3. Tren datar (sideways)

Ada kalanya grafik tidak naik dan tidak turun, atau kita sebut tren datar (sideways). Meskipun ada, tapi hanya terdapat pada range tertentu, artinya tidak terus-terusan datar saja.

Sideway+Trendline

Sideway+Trendline+Grafik
Tren datar dalam chart

Trendline merupakan metode yang sederhana dan secara luas digunakan dalam pendekatan analisis teknikal, untuk menentukan kapan waktu masuk dan keluar dalam forex trading. Yang perlu diperhatikan adalah, ketika membuat trendline, penting bagi anda untuk memilih grafik berdasarkan periode interval harga yang sejalur dengan strategi trading anda.

Baca juga: Trend Bullish dan Bearish

Trader jangka pendek cenderung menggunakan grafik berdasarkan periode interval 1 menit (harga ditempatkan pada grafik setiap 1 menit), sementara trader jangka panjang menggunakan grafik harga berdasarkan periode interval per jam, harian, mingguan, dan bulanan.

Trendlines digunakan dalam banyak hal oleh para trader. Jika harga bergerak di antara trendline support dan resistance, maka strategi yang umumnya dipakai para trader adalah, membeli (buy) ketika harga berada di area support, dan menjual (sell) ketika harga berada di area resistance. Logika dibalik ini adalah, ketika harga kembali menunjukkan trendline yang terus naik dari tren yang ada, bisa jadi itu adalah kesempatan untuk membuka posisi, dengan kepercayaan bahwa trendline tersebut akan terus bertahan naik.

Langkah kedua adalah, ketika harga berbalik arah dari trendline yang ada, maka bisa jadi itu adalah pertanda bahwa tren tersebut akan gagal, dan sebagai trader, anda mungkin ingin mempertimbangkan untuk ikut berbalik arah, atau menutup posisi anda di arah tren tersebut.

Trendlines hanyalah satu dari banyak cara dalam bermain forex, karenanya jangan terlalu terpaku pada trendlines. Ada banyak faktor yang mempengaruhi kesuksesan trading forex anda. Jadi, pastikan untuk selalu memperbarui informasi dan pengetahuan anda tentang cara bermain forex ya.

Sumber: belajarforex.guru dan wikipedia

Artikel Forex Terkait

Menggunakan Indikator Momentum untuk Memastikan Tren

Menggunakan Indikator Momentum untuk Memastikan Tren

Trend Bullish dan Bearish

Trend Bullish dan Bearish

Artikel Forex Lainnya

Poskan Komentar

Klik di sini untuk memberi review


Submit your review
* Required Field