Tips&Trik     By : | 24 Agustus 2015 14:05  |
0 5 0.0 stars -
 dari 0 komentar

Trend Bullish dan Bearish

Minggu lalu, ayoforex.com sempat mengulas tentang trendline atau garis trend dalam artikel Yuk, Belajar Mengenal Trendline. Di artikel tersebut, trendline dibagi ke dalam 3 jenis, yakni uptrend (tren naik), downtrend (tren turun), dan sideways (tren datar).

Trend dalam forex menandakan adanya kecenderungan satu jenis pergerakan yang mendominasi chart/grafik dan ada indikasi bahwa pergerakan tersebut akan berlanjut. Selain, 3 jenis garis trend di atas, dikenal pula istilah lain perihal trend, yakni bullish dan bearish trend.

banner ayo forex

Tahukah pembaca sekalian, bahwa kata bullish dan bearish masing-masing diambil dari nama jenis hewan?

bullBullish, merepresentasikan hewan bull (banteng) dengan tanduknya yang mengarah ke atas, menunjukkan kecenderungan pergerakan harga secara menyeluruh mengalami kenaikan. Dilihat dari arah pergerakannya yang naik, bullish trend bisa juga kita katakan sebagai uptrend.

Sama halnya dengan bullish, bearish juga merepresentasikan hewan besar berbulu yaitu bear atau beruang. Tetapi, berkebalikan dengan bullish trend, bearish trend menunjukkan kecenderungan pergerakan harga yang mengalami penurunan. Dilihat dari arah pergerakannya yang turun, bearish dapat juga kita samakan dengan downtrendbear-311466_1280

Mudahnya, bullish naik, bearish turun. Bullish dan bearish trend terkenal di kalangan para analis teknikal. Hal ini karena studi pergerakan harga dengan mendasarkan pada trend merupakan studi grafik/chart.

Dalam menentukan bullish dan bearish trend, tergantung sudut pandang para dari para trader. Dalam hal ini, yang dimaksud adalah tipe grafik yang dipakai oleh para trader. Tipe grafik bisa dilihat berdasar timeframe. Timeframe yang umumnya tersedia pada platform MT4 adalah M1 (1 menit), M5 (5 menit), M15 (15 menit), M30 (30 menit), H1 (1 jam), H4 (4 jam), D1 (1 hari), W1 (1 minggu), dan MN (Bulanan).

Misalkan saja, trader berpatok pada grafik M1 dan grafik yang terlihat menunjukkan keadaan bullish. Akan tetapi, jika trader berpatok pada timeframe per jam (H1, H4), maka belum tentu pasar sedang bullish. Bisa jadi pergerakan harga justru sedang mengalami bearish. Nah, jadi penentuan bullish dan bearish ini tergantung pada sudut pandang trader dalam berpatokan pada jenis timeframe-nya.

Nah, sudah paham bukan mengenai bullish dan bearish trend ini? Supaya tidak ketinggalan berita, pantau terus ayoforex.com untuk tips dan informasi lainnya mengenai forex trading.

Baca juga: Simple Moving Average VS Exponential Moving Average

Artikel Forex Terkait

pola utama chart trading

Ketahui 3 Kelompok Pola Utama Chart Trading

Menggunakan Indikator Momentum untuk Memastikan Tren

Menggunakan Indikator Momentum untuk Memastikan Tren

Analisis Pasar untuk Binary Options

Analisis Pasar untuk Binary Options

Artikel Forex Lainnya

Poskan Komentar

Klik di sini untuk memberi review


Submit your review
* Required Field