Tips&Trik     By : | 26 September 2016 15:15  |
0 5 0.0 stars -
 dari 0 komentar

Tips Mudah Trading Forex

Meskipun telah banyak artikel yang ditulis mengenai tatacara trading forex, tetapi masih banyak yang kebingungan juga, hingga rasanya ayoforex perlu mengulas tips mudah trading forex agar trader pemula tak lagi kebingungan.

Jadi, bagaimanakah supaya bisa trading dengan mudah tanpa perlu kebingungan?

banner ayo forex

Hmm, kebingungan itu pasti selalu ada, tinggal bagaimana trader menyikapinya. Supaya tidak bingung, yang perlu ditekankan adalah bahwa trading forex adalah trading yang tidak lepas dari analisis pasar. Untuk menganalisa pasar anda membutuhkan dua bantuan alat bantu analisis, yakni analisis fundamental dan analisis teknikal.

Sudah cukup jelas? Jadi, trading forex= analisis fundamental+analisis teknikal.

1. Analisis Fundamental

Analisis fundamental adalah analisis dengan menggunakan berita-berita fundamental yang muncul. Berita-berita yang bisa dipakai tentu tidak sembarangan. Hanya yang berimbas pada dunia ekonomi saja yang kemungkinan memiliki efek.

Beberapa berita seperti teror, bencana alam, pengeboman, pidato presiden, naiknya suku bunga Fed bisa mempengaruhi kondisi mata uang suatu negara, dan karenanya berita-berita semacam itu bisa diperhatikan.

2. Analisis Teknikal

Namanya juga analisis teknikal, pasti berhubungan dengan sesuatu yang teknis. Untuk orang yang awam dengan analisis teknikal pasti ini agak merepotkan, melihat banyak angka dan menerjemahkan angka-angka tersebut.

Jangan khawatir, karena semua kegiatan menganalisis angka-angka kini telah dipermudah dengan bantuan indikator-indikator dalam analisis teknikal. Anda harus berterima kasih kepada para penemu indikator-indikator forex ini karena berkat mereka, trader yang tidak dekat dengan hitung-menghitung sekarang tetap bisa trading dengan mudah.

Oleh karena ada banyak sekali indikator dalam forex trading, tapi ada beberapa indikator yang mudah dipahami dan cocok digunakan untuk pemula, mereka adalah:

a. Indikator Moving Average

Indikator Moving Average, atau biasa disebut indikator MA saja merupakan indikator forex yang menhitung rata-rata pergerakan harga sesuai dengan pengaturan periode MA. Bila periode MA 20, maka indikator MA tersebut menggunakan 20 candlestick sebelumnya sebagai dasar penghitungan harga rata-rata.

MA dengan periode 15, maka indikator tersebut menggunakan 15 candlestick sebagai dasar penghitungan harga rata-rata. Semakin kecil periode MA, maka semakin detil data pergerakan harga yang didapat, sebaliknya MA dengan periode besar digunakan untuk memprediksi arah pergerakan harga selanjutnya.

b. Bollinger Bands

Bollinger Bands adalah indikator untuk mengukur seberapa besar volatilitas harga. Mudahnya, untuk mengetahui apakah pasar forex sedang ramai atau sedang sepi, gunakan saja indikator Bollinger Bands ini.

Mengapa penting mengetahui sepi atau tidaknya pasar?

Karena bila pasar sepi, artinya volatilitas kecil, artinya kecil kemungkinan bisa profit besar karena pergerakan harga yang cenderung diam. Sebaliknya, semakin ramai pasar, maka pergerakan harga akan aktif dan besar juga kemungkinan untuk mendapat keuntungan.

Baca juga:

Faktor lain: Menganalisis uptrend dan downtrend

Selain mengetahui dua tipe analisis dalam trading forex, ada satu hal lagi yang tidak boleh dilupakan, yakni bahwa trading forex tidak bisa lepas dari uptrend dan downtrend.

Uptrend adalah tren naik dan downtrend adalah trend turun. Trading forex adalah jual beli mata uang, ingat ya jual-beli. Jadi ada kegiatan jual beli di sana. Logikanya, orang akan menjual ketika harga sedang mahal, dan akan membeli sebanyak-banyaknya ketika harga sedang turun, bukankah begitu?

Baca juga:

Menemukan tren dengan Indikator Moving Average

Sama dengan trading forex, ketika harga sedang mengalami kenaikan (grafik menunjukkan uptrend/tren naik) maka banyak trader akan berusaha menjual mata uangnya. Sebaliknya, ketika harga sedang mengalami penurunan (grafik menunjukkan donwtrend/tren turun) maka trader akan berusaha untuk membeli sebanyak-banyaknya mata uang.

Jadi, trader haruslah cerdik dalam menemukan uptrend dan downtrend ini.

Artikel Forex Terkait

Pangkas Biaya Trading, Supaya Kantong Tak Lekas Kering

Pangkas Biaya Trading, Supaya Kantong Tak Lekas Kering

Artikel Forex Lainnya

Poskan Komentar

Klik di sini untuk memberi review


Submit your review
* Required Field