Tips&Trik     By : | 16 Juni 2016 13:29  |
0 5 0.0 stars -
 dari 0 komentar

Timeframe terbaik untuk Trading Forex

Pada kesempatan ini ayoforex akan mengulas tentang timeframe terbaik untuk trading forex. Ini untuk anda yang masih bingung dengan masalah memilih timeframe yang tepat, maka artikel kali ini mungkin akan membantu.

Dalam menentukan timeframe terbaik untuk trading forex, semua tergantung anda sendiri. Semua kembali pada ketentuan-ketentuan seperti: apakah anda suka trade yang lambat, maka anda bisa memilih trading di timeframe yang lebih panjang waktunya. Atau jika suka tantangan dan cepat, maka anda bisa mencoba chart M5 (5-menit).

banner ayo forex

Pada tabel di bawah ini, ayoforex menghadirkan beberapa timeframe dasar beserta perbedaan pada masing-masingnya:

TTimeframe Deskripsi Kelebihan Kekurangan
Jangka Panjang Trader jangka panjang biasanya merujuk pada chart harian dan mingguan.

Chart mingguan akan menciptakan perspektif jangka panjang dan membantu dalam menempatkan entri di jangka waktu harian.

Trade yang dilakukan biasanya dari beberapa minggu, bulan, hingga bertahun-tahun.

Tidak perlu melihat market secara terus menerus. Transaksi yangl lebih sedikit berarti waktu yang lebih sedikit pula untuk membayar spread, serta lebih banyak waktu untuk berpikir untuk masing-masing trade. Banyak swing yang besar. Biasanya 1 atau 2 kali hal baik dalam setahun, jadi bersabar mutlak diperlukan. Akun yang lebih besar diperlukan untuk bisa menahan swing yang besar. Seringnya kehilangan berbulan-bulan.
Jangka Pendek Trader jangka pendek menggunakan timeframe jam dan menahan trade selama beberapa jam hingga beberapa minggu. Lebih banyak kesempatan untuk trade. Lebih sedikit kemungkinan untuk kehilangan berbulan-bulan trade. Lebih sedikit ketergantungan untuk menghasilkan uang dalam setahunnya. Biaya transaksi akan lebih tinggi karena lebih banyak spread untuk dibayar. Ada juga risiko bunga rollover.
Intraday Trader intraday menggunakan chart menit seperti 1-menit atau 15-menit. Trade dilakukan intraday dan exit dilakukan oleh market. Banyak kesempatan untuk trading, lebih sedikit kesempatan untuk kehilangan berbulan-bulan trade. Tidak ada risiko bunga rollover. Biaya transaksi akan lebih tinggi (lebih banyak spread untuk dibayar). Lebih sulit secara mental karena ada bias perubahan secara frekuentif. Profit dibatasi adanya kebutuhan untuk exit pada akhir hari.

Selain melihat pada kelebihan dan kekurangan dari masing-masing timeframe di atas, anda juga perlu mempertimbangkan berapa besar modal yang anda keluarkan.

Semakin pendek timeframe, semakin baik anda menggunakan margin dan memiliki stop loss lebih ketat. Semakin besar timeframe, stop yang dibutuhkan lebih besar, dan artinya akun yang lebih besar, sehingga anda bisa menghadapi ‘swing’ tanpa khawatir akan bahaya margin call.

Teori Elliot Wave

Dan, yang paling penting untuk diingat adalah ‘timeframe manapun yang anda pilih, maka secara alamiah seharusnya timeframe tersebut sesuai dengan kepribadian anda’. Jika anda merasa sedikit terlalu ketat, atau terlalu longgar, maka mungkin timeframe yang anda pilih belum tepat.

Risiko Carry Trade

Ini adalah alasan mengapa demo trading itu penting. Ini karena dengannya anda akan mampu menemukan zona nyaman anda untuk trading forex. Selain itu, demo trading bisa membantu anda menemukan timeframe terbaik untuk trading forex.

Artikel Forex Terkait

Artikel Forex Lainnya

Poskan Komentar

Klik di sini untuk memberi review


Submit your review
* Required Field