Tips&Trik     By : | 28 Maret 2016 17:35  |
0 5 0.0 stars -
 dari 0 komentar

Teknik Scalping Forex untuk Trader Pemula

Teknik scalping forex untuk trader pemula pada artikel sebelumnya, ayoforex pernah mengulas mengenai scalping forex. Apakah anda trader pemula? Apakah anda telah akrab dengan istilah scalping? Jika belum anda dapat membaca artikel Forex Scalping, Profit Kecil Tapi Sering.

Teknik Scalping sejatinya adalah teknik untuk keluar masuk pasar dalam waktu yang sangat singkat. Para scalper (istilah untuk trader yang suka scalping), umumnya tidak memiliki banyak waktu luang dalam seminggu, sehingga mereka meluangkan satu hari tertentu untuk scalping di forex.

banner ayo forex

Lalu, bagaimanakah kiat supaya sukses scalping di forex?

Ada beberapa situasi yang bisa dimanfaatkan para scalper untuk memperoleh profit melalui teknik scalping. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan mini trend yang terjadi saat market sedang ranging.

Memanfaatkan Market Ranging untuk Raih Profit Dua Kali Lipat di Binary Options

Pasangan mata uang manakah yang cocok untuk trading teknik scalping?

Ada beberapa mata uang yang cocok untuk trading dengan teknik scalping, tetapi di antaranya hanyalah pasangan mata uang mayor seperti USD/JPY, EUR/USD, atau GBP/USD.

Untuk lebih jelasnya mengenai teknik scalping ini, perhatikan gambar di bawah ini:

teknik-scalping

Pada gambar di atas, menunjukkan sebuah chart dengan pasangan mata uang USD/JPY, timeframe ada chart 1 adalah M5 dan timeframe pada chart 2 adalah M1.

Untuk teknik scalping ini, indikator yang digunakan adalah indikator Exponential Moving Average (EMA) 20 period. Pasanglah indikator EMA 20 period pada kedua timeframe, lalu sejajarkan seperti terlihat pada gambar di atas.

Di sini, anda akan trade di timeframe M1, ingat scalper trading selalu trade pada waktu yang singkat, sehingga timeframe yang digunakan pun singkat. Prinsipnya, anda trade di timeframe M1, tetapi anda menggunakan timeframe M5 untuk menentukan posisi buy/sell.

Mudahnya, untuk open posisi: arah EMA M5=arah EMA M1.

Arah EMA ke atasà sinyal buy, arah EMA ke bawah sinyal sell.

Dengan menyejajarkan timeframe M1 dan M5, perhatikan chart M5 terlebih dahulu, jika chart menunjukkan arah ke atas atau ke bawah, artinya market sedang trending, anda sebaiknya mulai bersiap untuk open posisi.

Kemudian sekarang alihkan perhatian anda ke chart M1, jika posisi EMA M1=EMA M5, maka saatnya anda open posisi.

Karena scalping adalah trading dengan waktu yang pendek, maka anda tidak dianjurkan untuk meninggalkan chart. Pasang saja pip serendah-rendahnya, 3 atau 4 pips. Pasang TP serendah-rendahnya atau pasang SL 5 pips.

Bila EMA M1 menunjukkan perubahan arah menjadi datar atau malah berubah arah menjadi berlawanan, maka itu sinyal agar anda segera keluar dari market. Begitu seterusnya anda melakukan scalping, dengan sedikit-sedikit keluar masuk pasar, dan profit kecil-kecil yang anda kumpulkan untuk menjadi besar.

Teknik scalping ini cocok untuk trader pemula karena hanya menggunakan satu indikator saja, yakni indikator EMA.

Disadur dari: dasarforex.com

Artikel Forex Terkait

Cara Bermain Forex untuk Trader Pemula

Cara Mudah Bermain Forex untuk Trader Pemula

Artikel Forex Lainnya

Poskan Komentar

Klik di sini untuk memberi review


Submit your review
* Required Field