Tips&Trik     By : | 25 April 2016 16:59  |
0 5 0.0 stars -
 dari 0 komentar

Menentukan Stop Loss dengan Teknik Support dan Resistance

Sebelumnya, ayoforex telah memaparkan bagaimana menentukan stop loss dengan menggunakan teknik percentage stop. Kali ini, mari kita pelajari teknik kedua dalam menentukan stop loss, yakni teknik support dan resistance yang dapat kita peroleh dari chart.

4 Teknik Stop Loss dalam Forex

Dari kemarin kita telah mempelajari bagaimana lemahnya teknik percentage stop dalam hal penentuan titik stop loss, yakni hanya melalui rasio persentase kerugian yang sekiranya mampu ditanggung oleh trader bila terjadi loss.

banner ayo forex

Mengamati Support dan Resistance yang ditunjukkan market

Padahal, trading forex adalah trading pada pasar forex (market), sehingga sebaiknya trader menitikberatkan analisis dalam menentukan titik stop loss, dengan menggunakan tanda-tanda apapun yang ditunjukkan oleh pasar forex, dalam hal ini chart pada platform.

Satu hal yang dapat kita amati dari pergerakan harga pada chart adalah: bahwa ada waktu-waktu ketika harga sepertinya tidak terdorong hingga ke bawah level tertentu. Sering kali, ketika area support dan resistance ini diuji ulang, keduanya bisa berpotensi untuk menahan market dari adanya dorongan yang kuat.

Mengatur Titik Stop di Bawah Titik Support dan Resistance

Teknik support dan resistance agak susah-susah gampang. Mengatur titik stop di bawah titik-titik support dan resistance memang masuk akal, karena jika market benar-benar ditradingkan di bawah area ini, maka cukup beralasan jika berpikir bahwa adanya break dari area itu akan membuat semakin banyak trader bermain dengan teknik ‘break’ dan selanjutnya mendorong posisi yang telah anda buat untuk bergerak melawan anda.

Dasar Metatrader 4: Cara Menempatkan Order

Jika level-level ini benar-benar mengalami ‘break’, maka kemungkinan akan ada kekuatan yang tidak anda sadari, yang tiba-tiba mendorong market bergerak ke arah lainnya.

Mari kita lihat gambar di bawah ini untuk mengatur titik stop anda berdasarkan support dan resistance level:

teknik support dan resistance
via babypips.com

Pada chart di atas, dapat kita lihat bahwa pasangan mata uang yang ada sekarang trade di atas trend line yang sedang jatuh.

Kemudian, anda memutuskan bahwa ini adalah breakout yang sempurna dan anda memutuskan untuk melakukan buy. Sebelum anda melakukan hal tersebut, tanyakan beberapa pertanyaan berikut pada diri anda sendiri:

Dimana saya kemungkinan bisa menempatkan titik stop?

Kondisi seperti apa yang dapat anda jadikan pegangan ketika ide trade anda tidak valid?

teknik support dan resistance
via babypips.com

Dalam kasus ini, masuk akal bila anda menempatkan titik stop di bawah trendline dan area support.

Jika market bergerak ke area-area ini, artinya bahwa trendlines tidak membentuk area support dari buyers dan sekarang sellers sedang memegang kendali.

Jajal Dahsyatnya Platform Lion Binary-Pro

Ide trading anda menjadi tidak valid dan saatnya anda keluar dari trade dan menerima kekalahan. Jika menggunakan teknik support dan resistance dibutuhkan ekstra ‘effort’ daripada teknik percentage stop, tapi hasilnya tak mengecewakan.

Diambil dari: babypips.com

Artikel Forex Terkait

Artikel Forex Lainnya

Poskan Komentar

Klik di sini untuk memberi review


Submit your review
* Required Field