Tips&Trik     By : | 27 April 2016 15:26  |
0 5 0.0 stars -
 dari 0 komentar

Menempatkan Stop Loss Berdasar Teknik Volatilitas Harga

Kini kita akan beranjak ke teknik selanjutnya dalam menempatkan Stop Loss, yakni menggunakan Teknik Volatilitas Harga. Sebelumnya, tahukah anda apa yang dimaksud dengan volatilitas harga?

Volatilitas dapat diartikan sebagai besarnya fluktuasi (naik turunnya) harga saham atau valas. Jika volatilitas tinggi, artinya fluktuasi tinggi, itu berarti harga mengalami perubahan (naik dan turun) dengan sangat cepat. Volatilitas rendah adalah hal yang terjadi sebaliknya.

banner ayo forex

Guna Teknik Volatilitas Harga dalam Market

Dengan mengetahui volatilitas, artinya anda akan mengetahui bagaimana kecenderungan suatu pasangan mata uang untuk bergerak. Jika anda berhasil mengetahui pergerakan harga, tentu anda akan mampu untuk mengatur titik stop loss dengan tepat.

Sebagai contoh, anda trading dengan jenis swing trade dan anda tahu bahwa pasangan EUR/USD bergerak sekitar 100 pip per harinya selama bulan-bulan terakhir. Jika anda mengatur titik stop menggunakan Percentage Stop, yang artinya sekitar 20 pips per hari, anda bisa saja kehilangan kesempatan mendapatkan profit!

Menggunakan Indikator Bollinger Bands untuk mengetahui Volatilitas

Salah satu untuk metode untuk mengukur volatilitas harga adalah dengan menggunakan indikator Bollinger Bands. Sebagai penyegar, anda bisa kembali mempelajari bagaimana cara kerja indikator Bollinger Bands dengan mengunjungi laman ini: Bagaimana Menggunakan Indikator Bollinger Bands?

Indikator Bollinger Bands berguna jika market sedang ranging. Anda hanya perlu menempatkan titik stop loss di bawah bands. Jika harga mencapai titik tersebut, artinya market sedang volatil dan breakout mungkin saja akan terjadi.

Teknik Volatilitas Harga
via babypips.com

Menggunakan Indikator Average True Range (ATR)

Cara lain untuk menemukan volatilitas rata-rata adalah dengan menggunakan indikator Average True Range (ATR). Indikator ATR dapat ditemukan di semua platform trading, dan mudah untuk digunakan.

Dalam menggunakan indikator ATR, anda hanya perlu menempatkan periode atau jumlah batang, candlestick, atau waktu, dan kemudian ia akan menghitung range rata-rata secara otomatis.

Sebagai contoh, pada chart harian (daily), anda memasukkan angka 20 ke dalam pengaturan indikator ATR, dengan ajaib indikator ini akan menghitung range rata-rata untuk pasangan tersebut selama 20 hari terakhir.

Jika anda menggunakan chart per jam (hourly), lalu anda memasukkan angka 50 ke dalam pengaturan, maka indikator ATR akan menampilkan pergerakan rata-rata dari pasangan mata uang tersebut selama 50 jam terakhir. Mudah sekali bukan?

Teknik Volatilitas Harga
via babypips.com

Menempatkan stop loss berdasar teknik volatilitas harga ini dapat diterapkan dengan berdiri sendiri atau digabungkan dengan teknik stop loss lainnya. Yang penting, poin utama dari teknik volatilitas harga adalah memberi kesempatan kepada fluktuasi yang ada untuk trade yang telah anda buat.

Dari: babypips.com

Artikel Forex Terkait

Artikel Forex Lainnya

Poskan Komentar

Klik di sini untuk memberi review


Submit your review
* Required Field