Tips&Trik     By : | 20 Januari 2016 11:53  |
0 5 0.0 stars -
 dari 0 komentar

Regulasi untuk Binary Options

Hingga saat ini, masih terjadi perdebatan di kalangan para trader mengenai regulasi untuk binary options. Binary options merupakan pendatang baru dalam dunia trading. Kemunculannya jauh setelah saham dan forex merajai dunia trading. Tetapi, meskipun menyandang status sebagai pendatang baru, binary options kini mulai memiliki penggemar yang menyaingi penggemar forex trading dan saham.

Baca juga: Pilih Trading di Forex atau Saham Online?

 

banner ayo forex

Karena relatif masih baru, maka tidak heran jika binary options belum memiliki banyak lembaga regulator. Tidak seperti forex trading yang memiliki banyak regulator, seperti CFTC. NFA, dan ratusan badan regulator lainnya yang tersebar di seluruh dunia.

Dengan popularitas yang semakin meningkat, tentu dorongan dari berbagai pihak untuk menciptakan regulasi bagai trading binary options juga meningkat. Cyprus Securities and Exchange Commission merupakan yang pertama kali tercatat sebagai regulator yang mengakui binary options sebagai instrumen trading finansial pada Mei 2012.

Baca juga: Investasi di Binary Options? Why Not?

 

Di amerika, salah satu broker terbaik untuk binary options, Banc de Binary, membuat inisiatif untuk mencari regulasi dari CFTC untuk mengesahkan operasinya. Langkah ini kemudian diharapkan dapat ditiru oleh broker binary options lainnya.

Di belahan dunia lainnya, badan regulator lainnya juga mulai menaruh perhatian pada trading binary options. Japanese Financial Services Authority merupakan regulator binary options di Jepang, pasar terbesar untuk produk ini.

Di Malta, regulator untuk binary options adalah Maltese Financial Services Authority (MFSA).

Sejalan dengan ini, broker akan menjalani prosedur pendaftaran dan proses kepatuhan yang ketat untuk mengamankan izin untuk dapat beroperasi. Di antara persyaratan aplikasi yang memungkinkan adalah bahwa broker binary options yang jatuh ke izin layanan investasi kategori 3 akan dikenakan persyaratan modal minimum sebesar 730.000 Euro.

Jika anda berencana untuk membuka akun binary options, pastikan anda melakukannya dengan broker yang teregulasi. Broker yang teregulasi umumnya memiliki standar operasi yang lebih tinggi, sehingga jika anda memiliki masalah seperti eksekusi trade, penarikan uang, dsb, anda memiliki kekuatan lebih untuk membantu anda mengatasi masalah ini bersama dengan broker anda.

Baca juga: Perbedaan Forex Trading dan Binary Options

 

Meskipun demikian, ini tidak lantas berarti bahwa broker tanpa regulasi adalah broker scam, hanya saja trading dengan broker tanpa regulasi akan meningkatkan risiko seperti lemahnya atau tidak adanya jaminan bahwa uang operasional perusahaan akan dipisah dengan uang klien.

Selain itu, jika di masa depan ada masalah dengan broker tanpa regulasi ini, tidak akan ada yang mendengarkan masalah anda nantinya. Jadi, lebih aman jika anda melakukan trading dengan broker yang memiliki regulasi ya.

Artikel Forex Terkait

light-man-hand-pen

Binary Options Terbaik di Indonesia

Pengaruh Berita Fundamental Terhadap Analisis Pasar di Binary Options

Pengaruh Berita Fundamental Terhadap Analisis Pasar di Binary Options

7 Kesalahan Trader Pemula Ketika Trading di Binary Options

7 Kesalahan Trader Pemula Ketika Trading di Binary Options

Artikel Forex Lainnya

Poskan Komentar

Klik di sini untuk memberi review


Submit your review
* Required Field