Tips&Trik     By : | 23 Juni 2015 07:53  |
0 5 0.0 stars -
 dari 0 komentar

Pasangan Mata Uang Terbaik untuk Forex Day Trading

Sebelumnya, Ayo Forex telah mengulas sistem day trading (sistem trading yang dibuka dan ditutup dalam satu hari). Yang mana, bisa digunakan untuk trading jenis apapun, termasuk forex dan stock trading. Karenanya, artikel kali ini ayoforex.com akan membahas mengenai bagaimanakah cara memilih pasangan mata uang untuk day trading?

Main pair dan back up pair

Anda sebaiknya hanya memilih dua pasangan mata uang untuk satu sesi trading. Satu pasangan akan menjadi main pair dan lainnya akan menjadi back up pair. Jangan lupa untuk selalu mengecek rating, tentukan apakah anda akan membuka posisi. Selalu atur semua pesanan untuk main pair terlebih dahulu. Dengan latihan, hal ini membutuhkan waktu maksimal 5 menit. Setelah main pair selesai, anda dapat berpindah mengatur back up pair.

banner ayo forex

Back up pair ini akan menguntungkan jika main pair mencapai level ‘sticky’ atau 100 poin. Yang artinya, anda tidak akan bisa lagi menggunakan main pair.

Memilih pasangan

Ada beberapa perbedaan antara cara berperilaku mata uang mayor. Hal Ini termasuk volatilitas dan range harga rata-rata harian.

Perbedaan ini bisa membantu anda dalam memilih pasangan yang paling tepat dalam hal; (1) keengganan berisiko, (2) alat-alat analisis teknikal dan (3) tujuan finansial. Beberapa gambaran singkat mata uang di bawah ini bisa anda jadikan pertimbangan:

GBP/USD adalah pasangan yang paling volatile atau sangat berubah-ubah. Sifat yang sangat volatile memberikan anda sinyal untuk membuka posisi.

EUR/USD berjalan pada range rata-rata harian yang lebih sempit. Bagaimanapun juga, EUR/USD mempunyai volume trading tertinggi dan inilah yang membuatnya menjadi pasangan yang paling bisa diramalkan.

USD/CHF secara tipikal dikenal sebagai ‘refuge currency’. Permintaan meningkat ketika ada beberapa ketidakpastian di pasar. Pola harganya cukup berbeda dari EUR dan GBP.

USD/JPY sering sekali masuk berita-berita lokal ekonomi dan politik Jepang. Jika anda merasa nyaman menganalisis tipe informasi semacam ini, maka lakukanlah. Satu poin tambahan, anda harus ber-trading selama sesi Asia jika ingin mendapatkan keuntungan.

Anda juga dapat memilih pasangan lain seperti AUD/USD dan USD/CAD dan tentu saja pasangan mata uang berlawanan. Kestabilan EUR/USD menjadikannya poin plus. Di sisi lain, nilai harga yang lebih besar dari GBP juga layak anda pertimbangkan.

Baca juga: Pilih ‘Pasangan’ Mata Uang Terbaikmu untuk Forex Day Trading!

Pertimbangkan lokasi atau domisili.

Pertimbangan selanjutnya adalah lokasi. Sebagai contoh, jika basis lokasi anda berada di Moscow yang mana +3 jam GMT, maka ini bisa jadi pertimbangan. Angka tertinggi penutupan pasangan EUR/USD adalah dari pukul 8.00 GMT mendekati 10.00 GMT dan dari 14.00 GMT mendekati 16.00 GMT. Artinya, anda akan ber-trading sebelum pukul 11 pagi sampai pukul 2 siang dan tepat sebelum pukul 5 hingga pukul 8 waktu Moscow. Waktu tersebut termasuk ideal, karena anda tidak perlu begadangan memantau monitor tengah malam. See, lokasi memberikan peran yang signifikan kepada pilihan anda bukan?

Charts:

Tentunya akan lebih baik, jika anda dapat mengawasi dua pasang mata uang secara bersamaan. Artinya, anda harus menempatkan mereka secara bersama-sama di depan mata. Dengan cara ini, anda dapat mengurangi waktu untuk mengawasi charts. Caranya, membagi ruang kerja menjadi dua vertikal jendela chart dan menempatkan main currency pair di sebelah kiri dan back up pair di sebelah kanan. Cara ini membuat anda dapat menjalankan RSI dan Stochastic di area chart di bagian masing-masing jendela.

Untuk tujuan praktikal, anda bisa saja hanya mengawasi grafik hari ini di layar. Sebagai awal, ini dapat menjadi pengingat konstan di hari tersebut. Ini juga akan membantu anda untuk tetap fokus pada perbedaan oscillator yang potensial ketika terbentuk. Sebuah pertanda bahwa anda hanya memiliki sedikit waktu untuk menaksir situasi.

 

currency-pairs

Oschillator:

Atur RSI (9,1) dan Stochastic (6,2,1) pada area chart yang berbeda di masing-masing jendela pasangan mata uang.

 levels-and-oscillators

Baca juga: Sebagai Forex Trader, Apakah Investasi yang Paling Penting?

Ravi:

Anda bisa saja menempatkan RAVI (Range Action Verivication Index) pada sheet yang sama sebagai pasangan, juga level dan oscillator, tapi sepertinya akan menjadi terlalu ruwet. Maka, sebaiknya tempatkan RAVI di sheet yang terpisah.

Anda dapat membuka empat jendela chart di sheet. Satu untuk RAVI (per jam) untuk main currency pair; satu untuk RAVI (harian) untuk main pair; satu untuk RAVI (per jam) untuk back up pair dan satu untuk RAVI (harian) untuk back up pair.

Setting RAVI adalah 7,65 untuk chart harian dengan garis signal pada +/-1% dan 12, 72 atau 24, 120 untuk chart per jam dengan garis signal pada +/-0.3%.

RAVI

Sumber: Fxkeys

Artikel Forex Terkait

Artikel Forex Lainnya

Poskan Komentar

Klik di sini untuk memberi review


Submit your review
* Required Field