Tips&Trik     By : | 8 Oktober 2015 20:00  |
0 5 0.0 stars -
 dari 0 komentar

Moving Average Crossover, Indikator Jika Tren Baru Terbentuk

Moving Average Crossover, Indikator Jika Tren Baru Terbentuk

Setelah Anda mengetahui bagaimana menentukan trend dengan menempatkan moving average dalam grafik, kini saatnya Anda tahu bahwa moving average juga bisa digunakan untuk membantu Anda dalam menentukan kapan trend akan berakhir atau berbalik.

Caranya mudah saja, Anda hanya perlu menempatkan beberapa moving average pada grafik seperti biasanya, dan kemudian tunggulah hingga moving average tersebut saling bersilangan. Karena bersilangan inilah, maka disebut sebagai moving average crossover.

banner ayo forex

Jika moving average tersebut bersilangan satu sama lainnya, bisa jadi bahwa trend akan segera berubah, dengan demikian ini memberikan Anda kesempatan untuk menemukan waktu entri yang lebih baik lagi. Dengan entri yang lebih bagus, kesempatan Anda untuk mengantongi lebih banyak pips juga makin besar.

Mari kita lihat ke grafik harian pasangan mata uang USD/JPY untuk membantu Anda memahami penjelasan di atas.

moving-average-crossover

Mulai April hingga Juli, pasangan tersebut mengalami uptrend yang bagus dan mengalami puncaknya di sekitar angka 124.00, sebelum akhirnya turun ke bawah. Di pertengahan Juli, kita lihat bahwa SMA 10 bersilang dan turun level berada di bawah SMA 20.

Kemudian, yang terjadi adalah downtrend yang bagus sekali. Jika Anda memanfaatkan kejadian ini untuk membeli/buy saat persilangan moving average terjadi, mungkin Anda sudah bisa mengantongi ribuan pips.

Tentu tidak setiap trade yang Anda buat akan menjadikan Anda pemenang ribuan pip, pemenang ratusan pip, atau bahkan pemenang 10 pip saja.

Anda tetap bisa kalah dan rugi, yang artinya Anda harus mempertimbangkan hal-hal seperti, dimana harus menempatkan stop loss atau kapan mengambil profit. Intinya, Anda tidak bisa begitu saja terjun tanpa adanya planning.

Beberapa trader menutup posisi mereka ketika persilangan terbentuk atau ketika harga bergerak melawan posisi, atau ketika jumlah pips yang telah ditetapkan sebelumnya telah tercapai.

Satu hal yang perlu dicatat mengenai moving average crossover ini adalah bahwa ia dapat berfungsi dengan baik pada lingkungan volatil atau trending, tetapi mereka tidak berfungsi begitu baik ketika harga memiliki rentang.

Sekian tentang moving average crossover ini, nantikan informasi lainnya di ayoforex.com.

Baca juga: Next Lesson: Exponential Moving Average

Artikel Forex Terkait

percentage stop

Menempatkan Stop Loss Menggunakan Teknik Percentage Stop

cara menghitung pivot points

Cara Menghitung Pivot Points

Mengapa Anda Perlu Tahu Tentang Forex Pivot Points

Mengapa Anda Perlu Tahu Tentang Forex Pivot Points

Artikel Forex Lainnya

Poskan Komentar

Klik di sini untuk memberi review


Submit your review
* Required Field