Tips&Trik     By : | 20 April 2016 15:05  |
0 5 0.0 stars -
 dari 0 komentar

Menempatkan Stop Loss Menggunakan Teknik Percentage Stop

Sebelumnya, anda tentu telah membaca artikel berjudul 4 teknik stop loss dalam forex. Sekarang kita akan belajar menempatkan stop loss berdasarkan teknik percentage stop, yang mana merupakan salah satu teknik dari 4 teknik stop loss yang ada dalam forex.

Percentage Stop: Menetapkan Persentase Kerugian

Melalui teknik Percentage Stop, trader diminta untuk menetapkan besaran angka (dalam persen) yang mampu ditanggung trader bila terjadi kerugian. Semisal anda memilki dana di akun sebesar $1000, maka anda percentage stop yang ditetapkan adalah sebesar 2% dari $1000 (sekitar $20).

banner ayo forex

Persentase risiko kerugian yang dapat ditanggung antara trader yang satu dengan trader yang lainnya tentu berbeda-beda. Ada yang memasang hingga 10% dari keseluruhan dana yang ada di akun mereka, dan ada juga yang memasang hingga kurang dari 2%.

Ketika persentase risiko telah ditentukan, forex trader menggunakan ukuran posisinya untuk menghitung seberapa jauh dia harus memasang titik stop dari titik entri.

Tetapi, Apakah hal tersebut sudah cukup?

Ternyata belum. Karena sesungguhnya, menentukan titik stop loss menggunakan teknik percentage stop tidaklah sesederhana itu. Anda seharusnya mengatur titik stop anda berdasarkan lingkungan pasar forex atau peraturan sistem anda, dan bukan pada seberapa banyak anda bisa menanggung kekalahan.

Untuk lebih mudahnya, perhatikan contoh berikut:

Joko trading di broker Hirose dengan menggunakan akun mini. Dia mendepositkan dana sebesar $500 pada akunnya. Dengan dana sebesar itu, Joko dapat melakukan trading dengan membeli lot sebanyak 10.000 unit.

Joko memilih untuk trading di pasangan GBP/USD pada angka 1.6520. Dengan modalnya yang sebesar $500, Joko memasang percentage stop untuk akunnya sebesar 2%. Dengan lot GBP/USD sebanyak 10.000, masing-masing pip bernilai $1 dan 2% dari akunnya adalah $10.

Jadi, titik stop terbesar yang harus dipasang Joko tidak boleh lebih dari 10 pips, atau dengan kata lain titik stop nya adalah 1.6530.

percentage stop
via babypips.com

Tetapi, dari chart yang ada, pasangan GBP/USD bergerak melebihi 100 pips per harinya. Jika demikian, Joko bisa saja kehilangan langkah bahkan ketika GBP/USD baru bergerak sedikit saja. Karena limit posisinya telah diatur sebelumnya, ia mendasarkan titik stop loss berdasarkan pada berapa banyak ia bisa rugi daripada keadaan yang diberikan oleh pasar GBP/USD.

Hasilnya…

percentage stop
via babypips.com

Joko terhenti tepat ketika berada di puncak, karena stop loss yang ia pasang terlalu ketat. Disamping ia kehilangan trade, Joko juga kehilangan kesempatan untuk mendapatkan profit lebih dari 100 pips.

Kekurangan Teknik Percentage Stop

Dari contoh di atas, maka anda dapat menilai sisi negatif dari percentage stop, yakni ia memaksa trader untuk memasang stop loss pada satu titik tertentu secara semena-mena.

Berapakah Modal Ideal untuk Trading di Forex?

Dengan metode percentage stop, titik stop loss akan diletakkan pada poin yang sangat dekat dengan entri. Metode percentage stop mengesampingkan trader untuk menggunakan teknikal analisis.

Perlu anda ketahui bahwa sebetulnya Joko bisa saja mengatur titik stop tepat pada saat harga akan berbalik naik. Tapi karena trade anda telanjur telah berhenti, maka Joko kehilangan kesempatan untuk mendapatkan beberapa pips keuntungan.

Solusi untuk Joko adalah menemukan broker yang sesuai dengan gaya tradingnya dan seberapa besar modal yang ia butuhkan.

Solusi untuk Trading dengan Gaya Stop Loss Percentage Stop

Pada kasus ini, Joko sebaiknya trading dengan fore broker yang memperbolehkannya trading di akun mikro. Pada akun mikro, 1000 unit GBP/USD, masing-masing pipnya bernilai $0.10.

3 Bentuk Kecurangan Broker yang Harus Diwaspadai

Sementara itu, agar Joko dapat merasa aman dan nyaman dalam trading di akun mikro dengan modal yang sama, Joko dapat mengatur titik stop loss untuk pasangan GBP/USD sekitar 100 pips sebelum kehilangan 2% dari akunnya.

Dengan demikian, sekarang Joko baru dapat menerapkan titik stopnya berdasarkan lingkungan pasar forex, sistem trading, support dan resistance, dsb.

Forex Expert Advisor: Robot Trading untuk Profit Lebih!

Nah, sahabat ayoforex, kini anda sudah mulai paham cara menempatkan stop loss dengan menggunakan teknik percentage stop bukan? Saatnya anda mengetahui teknik stop loss yang kedua yakni Volatility Stop.

Disadur dari: Babypips.com

Artikel Forex Terkait

cara menghitung pivot points

Cara Menghitung Pivot Points

Mengapa Anda Perlu Tahu Tentang Forex Pivot Points

Mengapa Anda Perlu Tahu Tentang Forex Pivot Points

Menggunakan Indikator Momentum untuk Memastikan Tren

Menggunakan Indikator Momentum untuk Memastikan Tren

Artikel Forex Lainnya

Poskan Komentar

Klik di sini untuk memberi review


Submit your review
* Required Field