Tips&Trik     By : | 27 Agustus 2015 16:13  |
0 5 0.0 stars -
 dari 0 komentar

Menempatkan Posisi Stop loss dan Take profit

Menentukan posisi stop loss dan take profit merupakan hal yang penting dalam forex trading. Kadangkala, trader sering mengalami kebingungan di titik mana menempatkan posisi stop loss dan di titik mana harus keluar ketika mencapai profit.

1. Menempatkan posisi stop loss

Forex trading adalah trading berisiko tinggi, adalah lumrah jika Anda berpikir mengenai risiko sebelum membayangkan ‘reward’. Paling tidak, berfokuslah dua kali lipat pada risiko dari pada berfokus pada reward.

banner ayo forex

Secara teori, ketika menentukan kapan akan berhenti dan keluar dari trade, sebaiknya stop loss ditempatkan di level yang logis. Maksudnya, level yang menunjukkan kepada kita bahwa trade tidak lagi valid.

Pada dasarnya, ada dua metode yang logis untuk keluar dari trade:

  1. Biarkan pasar dengan sendirinya menyentuh titik stop loss, yang sebelumnya telah Anda tentukan sebelum masuk ke pasar.
  2. Keluar secara manual karena price action memberikan indikasi bahwa pasar akan bergerak melawan posisi Anda.

Ada pula, cara keluar dari pasar yang berdasar pada emosi semata, yakni:

  1. Margin call, karena Anda tidak menggunakan stop loss sedangkan pasar bergerak begitu jauhnya melawan perhitungan Anda, kemudian broker secara otomatis menutup akun Anda.
  2. Secara manual menutup trade karena Anda berpikir market akan segera menyentuh titik stop loss Anda merasa emosional karena pasar bergerak melawan posisi Anda. Tapi, hal ini tidak didasarkan pada price action.

2.  Menempatkan posisi take profit

Menempatkan target profit dan keluar dari trade mungkin secara teknis dan emosi adalah sulit. Triknya adalah, keluar dari trade ketika Anda mencapai profit yang Anda harapkan. Kesulitannya adalah, naluri manusia yang sulit berhenti ketika telah mencapai level profit tertentu, dan justru memutuskan untuk meneruskan trade, karena yakin bahwa pasar sepertinya lanjut bergerak sesuai dengan analisis Anda. Padahal, belum tentu demikian yang akan terjadi. Bisa jadi, ketika telah mencapai level profit tertentu, dan Anda dengan penuh percaya diri memutuskan meneruskan trade dengan harapan profit yang lebih besar, market berbalik melawan posisi Anda, dan profit yang sebelumnya Anda dapatkan berubah menjadi big loss.

Secara umum, menentukan titik take profit adalah:

Setelah menentukan stop loss secara logis, kemudian perhatian kita alihkan pada menemukan titik penempatan profit yang logis. Beberapa hal yang patut dijadikan pertimbangan ketika menentukan titik take profit di antaranya, menganalisis keseluruhan kondisi pasar dan strukturnya, tentukan hal-hal seperti level support dan resistance, titik balik utama di pasar, batang tinggi dan rendah, dsb. Tentukan juga apakah ada level kunci yang bisa menjadi target profit yang logis.

Nantikan ulasan lebih jauh dari menempatkan stop loss dan take profit di artikel selanjutnya ya. Pantau terus ayoforex.com.

Baca juga: Menggunakan Support dan Resistance

Artikel Forex Terkait

percentage stop

Menempatkan Stop Loss Menggunakan Teknik Percentage Stop

Trader VS Gambler

Trader VS Gambler

Sudah Mau Loss, ‘Kabur’ di tengah Jalan Bisa Lho!

Sudah Mau Loss, ‘Kabur’ di tengah Jalan Bisa Lho!

Artikel Forex Lainnya

Poskan Komentar

Klik di sini untuk memberi review


Submit your review
* Required Field