Tips&Trik     By : | 7 Juni 2016 13:39  |
0 5 0.0 stars -
 dari 0 komentar

6 Langkah untuk Membuat Sistem Trading Anda Sendiri

Fokus utama dari artikel ini adalah untuk memandu anda mengenai proses membuat sistem trading anda sendiri. Sebetulnya, tidak membutuhkan waktu lama untuk membuat sistem trading sendiri, yang memakan waktu adalah untuk mengujinya dari waktu ke waktu.
Untuk ini, anda harus sabar dan pantang menyerah dalam menginvestasikan waktu anda demi terciptanya sistem trading anda sendiri. Dalam jangka waktu yang panjang, sistem trading forex yang bagus akan mampu menghasilkan banyak uang.
Di bawah ini adalah langkah untuk membuat sistem trading anda sendiri:

1. Jenis trader apakah anda?

Hal pertama yang perlu anda putuskan ketika membuat sistem trading anda sendiri adalah menentukan anda masuk ke dalam jenis trader yang mana. Apakah anda seorang day trader ataukah swing trader? Anda harus mengetahuinya.
Jika sulit, anda bisa mulai dengan beberapa pertanyaan seperti, apakah anda punya pekerjaan full time? Apakah anda akan bosan jika memandangi chart lama-lama? Apakah anda orang yang tidak sabaran? Pertanyaan-pertanyaan seperti itu akan membantu menentukan jenis trader apakah anda.
Dengan mengetahui jenis trader apakah anda, maka anda akan bisa menemukan di timeframe mana anda harus trading. Meskipun anda tetap akan melihat ke multiple timeframe, tetapi ada satu timeframe yang akan terus menjadi patokan anda dalam mencari sinyal trade.

2. Menemukan indikator untuk menemukan tren baru.

Oleh karena tujuan utama kita adalah menemukan tren sejelas mungkin, maka kita harus menggunakan indikator yang mampu menyelesaikan tugas ini. Indikator Moving Average adalah salah satu indikator yang paling populer yang digunakan trader untuk membantu mereka mengidentifikasi tren baru.
Secara spesifik, mereka akan menggunakan 2 moving average (yang satu cepat, dan yang lain lambat), kemudian menunggu sampai indikator yang cepat menyilang atau berada di bawah indikator yang lambat. Ini adalah dasar dari indikator moving average crossover.

Dalam bentuk sederhananya, indikator moving average crossover merupakan cara yang paling cepat untuk mengidentifikasi tren baru. Ia juga cara yang paling mudah untuk mengetahui spot dari tren baru.

3. Menemukan indikator untuk membantu anda yakin terhadap tren

Sistem trading forex yang akan kita buat, nantinya harus memiliki kemampuan untuk mengenali ‘tipuan’, artinya sistem tersebut harus mampu mencegah kita memasuki tren yang ‘palsu’. Caranya, tentu adalah dengan yakin bahwa ketika kita melihat sinyal untuk tren baru, kita harus memastikannya dengan menggunakan indikator lainnya.

banner ayo forex

Ada banyak indikator yang bagus untuk memastikan tren, seperti MACD, Stochastic, dan RSI. Sejalan dengan makin familiarnya anda dengan beragam indikator, anda akan menemukan satu indikator yang lebih anda sukai ketimbang yang lainnya, dan bisa anda satukan ke dalam sistem trading anda.

4. Memahami Risiko

Ketika mengembangkan sistem trading forex anda sendiri, maka penting untuk menegaskan seberapa besar jumlah yang bisa anda tanggung kerugiannya pada masing-masing trade. Tidak banyak orang suka untuk bicara mengenai kerugian, tetapi pada kenyatannya, trader yang baik berpikir mengenai seberapa besar jumlah yang mungkin hilang daripada bicara tentang keuntungan yang mungkin didapat.

Jumlah kerugian yang bisa anda tanggung, dengan yang orang lain bisa tanggung, tentu berbeda-beda. Anda harus menentukan seberapa besar ruang agar trade anda bisa bernapas, tapi pada saat yang bersamaan, tidak terlalu berisiko terhadap satu trade.

5. Menentukan Entri dan Exit

Sekali anda menentukan berapa banyak anda mampu menanggung kerugian, maka langkah selanjutnya adalah untuk mencari tahu dimana anda akan masuk dan keluar pada trade supaya bisa mendapatkan keuntungna yang maksimal.

Beberapa orang memiliki masuk sesegera mungkin ketika indikator mereka memberikan sinyal yang bagus, bahkan sebelum candlestick ditutup. Sementara ada juga yang suka menunggu hingga candlestick menutup.

Tapi, ada beberapa pendapat yang mengatakan bahwa lebih baik menunggu hingga candlestick tertutup, baru kemudian masuk ke trade.

Untuk masalah exit, ada beberapa pilihan berbeda. Anda bisa mengatur target keluar, lalu exit ketika harga mencapai titik tersebut. Bagaimana anda mengkalkulasikan target anda itu terserah. Beberapa orang memilih support dan resistance level sebagai target mereka.

6. Tulis peraturan anda dan ikuti dengan konsisten

Ini adalah hal yang paling mendasar, anda harus menulis sistem trading yang telah anda buat, dan anda harus konsisten untuk selalu mengikutinya.

Menguji Sistem Trading anda sendiri

Cara paling cepat untuk menguji sistem anda adalah untuk menemukan paket software charting dimana anda bisa kembali tepat pada waktunya.

BI akan Segera Selesaikan Peraturan Pasar Uang

Rekam juga trade yang anda lakukan, dan berusahalah jujur untuk ini. Rekamlah kemenangan anda, kekalahan, rata-rata kemenangan, dan rata-rata kekalahan. Jika anda sudah merasa puas dengan hasilnya, anda bisa lanjut ke tahap tes di trading live, pada akun demo.

Swap Forex

Selama dua bulan, anda bisa melakukan pengujian terhadap sistem trading anda. Ini akan memberikan anda ‘feel’ mengenai bagaimana anda bisa trade dengan sistem anda ketika market bergerak. Jika hasilnya terus menerus bagus, maka anda bisa mencobanya di akun real.

Dari: Babypips.com

Artikel Forex Terkait

Artikel Forex Lainnya

Poskan Komentar

Klik di sini untuk memberi review


Submit your review
* Required Field