Tips&Trik     By : | 27 Juli 2015 08:43  |
0 5 0.0 stars -
 dari 0 komentar

Kenali Tipe Broker: Dealing Desk dan No Dealing Desk

Setelah kemarin ayoforex.com memberikan tips dasar untuk memilih broker, sekarang mari kita kenali tipe-tipe broker yang ada. Secara global, broker dibagi menjadi ke dalam dua tipe yaitu Dealing Desk dan No Dealing DeskNo Dealing Desk sendiri masih dibagi lagi menjadi ECN (Electronic Communication Network) dan STP (Straight Through Processing).

Screenshot (67)

banner ayo forex

Apa itu Dealing Desk Broker?

Dealing Desk sering juga disebut ‘market makers’. Mengapa ‘market makers’? Ya karena secara harfiah broker tipe ini memang menciptakan pasar untuk klien mereka. DD broker sering dipandang negatif karena kedekatannya dengan istilah ‘bandar’. Sejatinya, ‘market makers’ berarti ‘pelaku pasar’. Pelaku pasar bisa terdiri dari siapa saja, bisa individu maupun kelompok, bisa personal maupun institusional. DD Broker mengambil keuntungan dari spread dan melalui penyediaan likuiditas kepada klien mereka.

Broker Dealing Desk sering bertindak di posisi berlawanan dengan nasabahnya sendiri. Ini artinya, jika nasabah untung/profit, maka broker akan loss. Begitu pula sebaliknya, jika nasabah rugi/loss, maka broker akan profit dan mendapatkan income.

Baca juga:  Tipe-Tipe Forex Order

Lalu, apakah DD Broker buruk?

Tidak sepenuhnya. Mari kita misalkan, anda menempatkan order buy untuk EUR/USD sebesar 100.000 unit melalui DD Broker. Pertama, broker anda akan mencarikan pasangan (sell) yang sesuai dengan order anda. Namun, jika broker anda tidak menemukan pasangan yang sesuai, maka mereka sendiri yang akan bertindak sebagai pasangan yang melawan anda. Dengan demikian broker anda menyediakan likuiditas untuk anda agar bisa ber-trading.

Metode demikian memang menjadikan DD Broker rawan pembandaran. Berbagai kecurangan seperti eksekusi order lambat, server tiba-tiba down, hang, requote, manipulasi harga dan lain-lain sering terjadi untuk membuat anda kalah/loss. Karenanya, anda harus berhati-hati jika memilih broker tipe ini. Tidak masalah jika anda memang ingin memilih DD Broker, hanya saja pastikan mereka broker yang terpercaya dan berada di bawah regulasi yang dikenal global supaya lebih terkontrol.

Baca juga: Siap Trading? Coba Akun Demo dulu Ya!

No Dealing Desk Broker.

Berlawanan dengan Dealing Desk Broker, No Dealing Desk Broker tidak berperan sebagai lawan klien mereka sendiri. NDD Broker hanya berperan sebagai perantara bagi klien dan pasar. NDD Broker mengambil keuntungan dengan memberlakukan komisi dan/atau dari spread (floating spread).

Seperti yang terlihat dalam bagan di atas, NDD Broker terdiri dari ECN dan STP. Broker jenis ECN (Electronic Communication Network), benar-benar ikut berpartisipasi di dalam pasar. Mereka hanya bertindak sebagai perantara yang mempertemukan order klien mereka dengan order dari klien lain. Sementara broker jenis STP (Straight Through Processing) adalah broker yang sistemnya melempar order ke broker lain. Umumnya, order ini dilempar ke broker ECN (maka sering disebut STP+ECN). Broker STP mengambil keuntungan dari selisih spread, sehingga umumnya mereka memakai sistem floating spread dalam menentukan besar spread yang akan menjadi keuntungan mereka.

Nah, sudah jelas mengenai perbedaan Dealing Desk dan No Dealing Desk Broker? Pasti anda sekarang sudah bertambah pengetahuan untuk memilih tipe broker yang baik dan tepat menurut anda bukan? Selalu kunjungi Ayoforex.com untuk informasi broker anda ya :).

Sumber: dari berbagai sumber

Artikel Forex Terkait

5 Broker Luar Negeri dengan Spread Rendah

5 Broker Luar Negeri dengan Spread Rendah

Strategi Trading Super Kuat dari Hirose Binary UK

Strategi Trading Super Kuat dari Hirose Binary UK

Mengenali Forex Broker Scam

Mengenali Forex Broker Scam

Artikel Forex Lainnya

Poskan Komentar

Klik di sini untuk memberi review


Submit your review
* Required Field