Berita Forex     By : | 18 Desember 2015 16:36  |
0 5 0.0 stars -
 dari 0 komentar

Kenaikan Suku Bunga Acuan The Fed: Apakah akan Berimbas pada Pasar Forex?

Untuk pertama kalinya sejak tahun 2006, The Fed akhirnya menaikkan suku bunga acuan pada bulan Desember 2015 ini. Kenaikan Suku Bunga Acuan The Fed tersebut dinilai sebagai pertanda bahwa ekonomi US telah pulih sejak masa The Great Recession.

Sebelumnya, sejak tahun 2006, The Fed memberlakukan suku bunga rendah di titik nol sebagai langkah agar ekonomi US dapat bangkit dan pulih kembali dari krisis finansial global.

banner ayo forex

Baca juga: Pilih Trading di Forex atau Saham Online?

Kenaikan Suku Bunga Acuan The Fed: Apakah akan Berimbas pada Pasar Forex?

Kini setelah beberapa tahun berlalu, The Fed mengakhiri masa suku bunga rendah ini, sebagai wujud dari keyakinan mereka bahwa ekonomi US saat ini telah bangkit, sehingga tak perlu didukung dari suku bunga rendah.

The Fed mengklaim bahwa pihaknya akan terus menaikkan suku bunga tetapi secara bertahap dalam beberapa waktu ke depan. Kenaikan suku bunga acuan ini disambut gembira oleh para investor.

Kenaikan suku bunga The Fed kali ini disambut baik karena tidak menimbulkan goncangan. Ini karena sebelumnya The Fed telah memberikan sinyal-sinyal akan naiknya suku bunga The Fed, sehingga publik telah melakukan persiapan untuk menghadapi kenaikan tersebut.

Baca artikel lain: Memilih Jenis Investasi yang Tepat

 

Sementara di Indonesia, kenaikan suku bunga acuan oleh The Fed ini dinilai tidak akan terlalu berdampak pada kegiatan bisnis di Indonesia, terutama mereka yang usahanya bergerak di sektor riil.

Kenaikan suku bunga The Fed kali ini hanya sekitar 0,25 persen saja dari yang sebelumnya bertahan di titik nol selama 7 tahun. Karena hanya meningkat kecil, ini diklaim tidak akan berdampak besar pada ekonomi Indonesia karena suku bunga dari BI masih termasuk tinggi yakni di angka 7,5 persen.

Justru pengusaha Indonesia menginginkan agar BI dapat menurunkan suku bunga karena dinilai terlalu tinggi. BI tidak menurunkan suku bunga dengan alasan bahwa ini sebagai langkah antisipasi akan adanya kenaikan suku bunga acuan oleh The Fed. Dan ternyata kenaikan yang dilakukan di bulan Desember 2015 ini tidak terlalu besar.

Baca juga: Bagaimana Menghasilkan Uang melalui Trading Forex

 

Beberapa pihak mengklaim bahwa kenaikan suku bunga ini justru akan berakibat ke pasar valas. Namun, jika pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap bagus, maka modal akan kembali lagi dan nilai tukar rupiah bisa kembali ke angka 14.000.

Artikel Forex Terkait

Artikel Forex Lainnya

Poskan Komentar

Klik di sini untuk memberi review


Submit your review
* Required Field