Tips&Trik     By : | 14 September 2015 17:00  |
0 5 0.0 stars -
 dari 0 komentar

Japanese Candlestick, Rahasia Trading Orang Jepang Kuno

Sebelumnya, secara singkat ayoforex.com pernah menyebut istilah Japanese Candlestick pada artikel Yuk, Belajar Cara Baca Chart di Forex Trading. Sekarang, mari kita pelajari sedikit mengenai Japanese Candlestick.

Berdagang dengan memanfaatkan Japanese Candlestick

Jepang menciptakan sekolah versi mereka sendiri, untuk mempelajari analisis teknikal dalam kegiatan perdagangan beras.

banner ayo forex

Orang Barat bernama Steve Nison menemukan teknik rahasia ini dan menamainya dengan Japanese Candlestick. Steve mempelajarinya dari sesama broker Jepang. Steve melakukan riset untuk mempelajari Japanese candlestick, dan mulai menulis tentangnya. Secara perlahan, teknik rahasia ini kemudian tumbuh dan berkembang di tahun 90 an.

Lalu, apakah yang disebut dengan Japanese Candlestick?

Untuk mempelajarinya, perhatikan gambar di bawah ini:

candlestick

Japanese Candlestick bisa digunakan untuk forex time frame apapun, baik itu satu hari, 1 jam, 30 menit, dst. Mereka biasanya digunakan untuk mendeskripsikan price action selama time frame yang diberikan.

Japanese Candlestick dibentuk menggunakan open, high, low dan close pada periode waktu yang telah dipilih.

  • Jika close di atas open, maka candlestick berongga (biasanya di tampilkan sebagai warna putih).
  • Jika close di bawah open, maka candlestick akan terisi (biasanya ditampilkan sebagai warna hitam).
  • Bagian yang berongga maupun terisi disebut dengan ‘real body’ atau tubuh.
  • Garis tipis yang menyentuh bagian atas dan bawah tubuh menunjukkan rentang high/low dan disebut sebagai shadows (bayangan).
  • Puncak dari shadow bagian atas adalah high
  • Dasar dari shadow bagian bawah adalah low

Anatomi Japanese Candlestick

Panjang vs pendek

  • Tubuh yang panjang mengindikasikan kondisi membeli (buy) dan menjual (sell) yang kuat. Semakin panjang tubuhnya, semakin intens tekanan membeli dan menjual. Ini artinya bahwa baik pembeli dan penjual sama-sama kuat dan memegang kendali.
  • Tubuh yang pendek berarti akitifitas menjual dan membeli yang sangat kecil. Dalam bahasa pasaran dari forex, bulls berarti pembeli dan bears berarti penjual.

long-short-candlestick

  • Japanese Candlestick berwarna putih panjang menunjukkan tekanan pembelian yang kuat. Makin panjang candlestick berwarna putih, maka close semakin berada di atas open. Ini mengindikasikan bahwa dari open ke close, harga meningkat sangat pesat dan pembeli terkesan agresif.
  • Japanese Candlestick berwarna hitam dan panjang menunjukkan tekanan penjualan yang besar. Semakin panjang candlestick berwana hitam ini, maka makin jauh posisi close di bawah posisi open. Ini mengindikasikan bahwa harga dalam kondisi sangat jatuh dari titik dibuka (open) dan penjual terkesan agresif.

Baca juga: Rangkuman Jenis-Jenis Japanese Candlestick

Bayangan Misterius (Mysterious Shadows)

  • Bayangan di bagian atas menandakan sesi tinggi. Bayangan bagian bawah menandakan sesi rendah.
  • Japanese Candlestick dengan bayangan panjang menunjukkan bahwa trading action terjadi dengan baik melewati titik open dan close.
  • Japanese Candlestick dengan bayangan pendek mengindikasikan bahwa sebagian besar trading action terbatas, dan berada dekat open dan close.

long-shadows

Nah, sudah jelas ya mengenai Japanese Candlestick. Untuk selanjutnya, ayoforex.com akan mengulas lebih banyak mengenai Japanese Candlestick ini di artikel berikutnya.

sumber: Babypips.com

Artikel Forex Terkait

pola utama chart trading

Ketahui 3 Kelompok Pola Utama Chart Trading

Analisis Pasar untuk Binary Options

Analisis Pasar untuk Binary Options

14600957805_183fda09d8_b

Menggunakan Indikator ADX (Average Directional Index) dalam Grafik Forex Trading

Artikel Forex Lainnya

Poskan Komentar

Klik di sini untuk memberi review


Submit your review
* Required Field