Tips&Trik     By : | 18 Juni 2015 08:08  |
0 5 0.0 stars -
 dari 0 komentar

Ingin Jadi Trader Forex? Ini panduannya!

Ingin tau panduan menjadi Forex Trader? Bermain-main dengan kurs di pasar mata uang, atau yang biasa disebut juga dengan forex (foreign exchange), bisa menjadi hobi yang menakutkan, tapi bisa pula menjadi sumber pendapatan yang besar. Sebagai gambaran mudahnya, jika pasar keamanan mampu bertransaksi hingga 22,4 miliar dollar per hari, maka pasar forex dapat melakukan transaksi hingga angka 5 trilliun dollar per hari nya. Dengan forex, kamu bisa menghasilkan banyak uang tanpa harus ‘menguras tenaga’, dan lagi, memprediksi arah pasar bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan. Kamu bisa bermain forex secara online dengan beberapa cara. Secara garis besar, ada tiga hal yang harus kamu ketahui sebelum terjun dan bermain-main dengan forex sebagai pemula.

1. Mempelajari dasar-dasar trading forex.

Pertama, pahamilah istilah-istilah dasar dalam Forex. Ada beberapa istilah di bawah ini yang bisa jadi referensi kamu untuk mengenal forex.1

banner ayo forex
  • Pertama, kenali tipe mata uang yang kamu gunakan, atau dalam trading, disebut juga dengan base currency. Sedangkan mata uang yang kita beli disebut quote currency. Dalam forex trading, kamu menjual salah satu mata uang untuk membeli mata uang yang lain.
  • Exchange rate menunjukkan seberapa banyak uang yang harus kamu keluarkan dalam quote currency, untuk membeli base currency.
  • Long position, artinya bahwa kamu ingin membeli base currency dan menjual quote currency. Pada contoh di atas, kamu ingin menjual US Dollar untuk membeli British Poundsterling.
  • Short Position, artinya bahwa kamu ingin membeli quote currency dan menjual base currency. Dengan kata lain, kamu ingin menjual British Poundsterling dan membeli US Dollar.
  • Bid Price, adalah harga di mana broker-mu berniat membeli base currency sebagai ganti quote currency. Bid adalah harga terbaik di mana kamu sebaiknya menjual quote currency.
  • Ask price, atau disebut juga harga penawaran, adalah harga di mana broker-mu akan menjual base currency sebagai ganti quote currency. Ask price ini merupakan harga terbaik yang tersedia di mana kamu sebaiknya membelinya.
  • Spread adalah nilai perbedaan antara bid price dan ask price.

Baca juga: Mengenal Lot dalam Forex Trading

Kedua, bacalah Forex Quote. Di situ kamu akan melihat dua angka, angka tersebut adalah bid price di bagian kiri dan ask price di bagian kanan.

2

Ketiga, tentukan mata uang mana yang ingin kamu perjual-belikan

  • Buatlah prediksi sederhana tentang ekonomi. Jika kamu yakin bahwa ekonomi US akan semakin melemah, yang mana itu buruk untuk US Dollar, maka kamu mungkin sebaiknya menjual dollar sebagai ganti mata uang dari negara yang ekonominya kuat.
  • Lihatlah posisi trading negara-negara di dunia. Jika sebuah negara mempunyai banyak permintaan barang, maka sepertinya negara tersebut akan meng-ekspor banyak barang untuk menghasilkan uang. Keuntungan perdagangan ini akan mendorong ekonomi negara tersebut, yang artinya juga, akan mendorong nilai mata uangnya.
  • Bacalah laporan-laporan ekonomi. Laporan-laporan seperti GDP contohnya, atau laporan mengenai faktor-faktor ekonomi mereka seperti ketenaga kerjaan dan inflasi, akan berefek pada nilai mata uang.

Keempat, belajarlah menghitung keuntungan. Sebagai permulaan, kamu bisa lihat contoh di bawah ini.

  • Pip mengukur besarnya perubahan nilai antara dua mata uang. Biasanya, 1 pip sama dengan nilai 0.0001 perubahan pada nilai. Contohnya, jika EUR/USD kamu bergerak dari 1.546 ke 1.547, maka nilai mata uang-mu meningkat sebanyak 10 pip.

Kalikan jumlah pips di akunmu yang telah berubah karena exchange rate. Perhitungan ini akan memberimu informasi bahwa akunmu meningkat atau malah turun.

 2. Membuka akun online untuk mencari Broker Forex

3Pertama, lakukan riset untuk menemukan broker. Beberapa faktor di bawah ini bisa kamu jadikan pertimbangan dalam memilih broker:

  • Carilah broker yang sudah bergelut dalam dunia trading selama kurang lebih 10 tahun (atau lebih). Pengalaman mengindikasikan bahwa perusahaan tahu apa yang ia lakukan dan tahu bagaimana mengatasi klien.
  • Cek apakah broker berada di bawah naungan badan-badan resmi. Jika broker-mu secara sukarela terdaftar di bawah pengawasan pemerintahan, maka kamu bisa tenang akan kejujuran dan transparansi broker. Beberapa badan pengawasan di antaranya adalah:
  1. US: National Futures Association (NFA) and Commodity Futures Trading Commission (CFTC)
  2. United Kingdom: Financial Conduct Authority (FCA)
  3. Australia: Australian Securities and Investment Commission (ASIC)
  4. Switzerland: Swiss Federal Banking Commission (SFBC)
  5. Germany: Bundesanstalt für Finanzdienstleistungsaufsicht (BaFIN)
  6. France: Autorité des Marchés Financiers (AMF)
  • Lihatlah berapa banyak produk yang ditawarkan oleh broker. Jika broker juga memperdagangkan keamanan dan komoditas, maka kamu akan tahu bahwa broker tersebut mempunyai basis klien yang lebih besar dan jangkauan bisnis yang lebih luas.
  • Bacalah review dengan hati-hati. Kadang-kadang, broker tidak bermoral akan masuk ke situs-situs review dan menulis review untuk mendongkrak reputasi pribadi. Review bisa memberimu ‘rasa’ sebagai broker, tetapi tetap saja kamu harus membawanya bersama-sama dengan ‘garam’.
  • Kunjungi website broker. Website broker harus terlihat profesional dan link atau tautan harus aktif. Jika website mengatakan kalimat-kalimat seperti “Coming Soon!” atau dengan kata lain terlihat tidak profesional, maka hapus saja broker
  • Cek biaya transaksi masing-masing trade. Kamu juga harus mengecek seberapa banyak bank-mu akan mengurus kiriman uang ke akun forex-mu.
  • Fokus pada inti. Kamu membutuhkan dukungan pelanggan, transaksi yang mudah dan transparansi. Kamu juga harus percaya pada broker yang memiliki reputasi yang baik.

Kedua, jangan segan meminta informasi mengenai pembukaan akun. Kamu bisa membuka ‘personal account’ atau kamu bisa memilih ‘managed account’. Dengan ‘personal account’, kamu bisa mengatur permainanmu sendiri. Dengan ‘managed account’, broker-mu lah yang akan bermain untukmu.

Ketiga, isilah paperwork dengan tepat. Kamu bisa meminta paperwork melalui email atau mengunduhnya, biasanya dalam bentuk PDF. Pastikan berapa banyak biaya transfer dari rekening bank ke rekening broker. Biaya akan dipotong dari keuntungan yang kamu dapat.

Terakhir, aktifkan akunmu. Biasanya broker akan mengirim email berisi link untuk mengaktivasi akunmu. Klik link tersebut dan ikuti instruksinya untuk memulai trading.

Baca juga: Kenali Tipe Broker: Dealing Desk dan No Dealing Desk

3. Mulailah bermain!

Pertama, lakukan analisis pasar. Kamu bisa mencoba beberapa metode analisis yang berbeda-beda seperti tertera di bawah ini:

  • Analisis teknikal: analisis teknikal meliputi me-review chart atau data historis untuk memprediksikan bagaimana kurs mata uang akan bergerak berdasarkan kejadian masa lalu. Kamu bisa mendapatkan chart dari broker atau gunakan platform populer seperti metatrader 4.
  • Analisis fundamental: tipe analisis ini yaitu dengan melihat dasar ekonomi negara dan menggunakan informasinya untuk mempengaruhi keputusan trading.
  • Analisis sentimen: jenis analisis ini sangat subjektif. Intinya kamu mencoba menganalisis mood pasar untuk mencari tahu “bearish” atau “bullish(naik)”. Kamu tidak bisa untuk selalu berpegangan pada sentimen pasar, kamu selalu bisa membuat perkiraan yang bagus yang bisa mempengaruhi perdaganganmu.

Kedua, tentukan juga margin-nya. Tergantung dari kebijakan broker-mu, kamu bisa menginvestasikan sedikit uang tapi tetap menciptakan perdagangan yang besar.

  • Contohnya, jika kamu ingin memperdagangkan 100.000 unit pada margin 1%, maka broker-mu akan membutuhkan 1000 dollar uangmu untuk ditaruh di akun sebagai keamanan.
  • Pendapatan dan kehilangan akan ditambahkan ke akun atau dipotong dari nilainya. Untuk alasan ini maka ada aturan yang lumayan bijaksana yakni untuk menginvestasikan hanya 2% dari uangmu di dalam pasangan mata uang.

Ketiga, tempatkan pesanan. Kamu bisa saja menempatkan pesanan yang berbeda-beda:

  • Market orders: dengan pesanan pasar, kamu menginstruksikan kepada broker untuk mengeksekusi jual beli pada kurs pasar saat ini.
  • Limit orders: pesanan ini menginstruksikan broker untuk mengeksekusi perdagangan pada angka yang spesifik. Contohnya, kamu bisa membeli mata uang ketika mencapai harga tertentu atau menjual mata uang jika nilainya menurun di angka tertentu.
  • Stop orders: pilihan untuk membeli mata uang di atas harga pasar saat ini (sebagai antisipasi jika nilainya akan naik) atau menjual mata uang di bawah harga pasar saat ini untuk memotong kerugian.

Terakhir, awasi keuntungan dan kerugian. Di atas itu semua, jangan bersikap emosional. Pasar forex adalah pasar yang selalu berubah-ubah, kamu akan lihat banyak sekali naik turunnya. Yang penting adalah untuk selalu melakukan riset dan tetap bertahan pada strategi. Dengan demikian kamu akan melihat keuntungannya dengan cepat.

Sumber: wikihow

Artikel Forex Terkait

belajar forex dari trader sukses

Belajar Forex dari Trader Sukses

Alasan Mengapa Suku Bunga Penting untuk Forex Trader

Alasan Mengapa Suku Bunga Penting untuk Forex Trader

Regulasi Internasional forex

Polemik Regulasi Internasional Forex

Artikel Forex Lainnya

Poskan Komentar

Klik di sini untuk memberi review


Submit your review
* Required Field