Tips&Trik     By : | 2 September 2015 16:52  |
0 5 0.0 stars -
 dari 0 komentar

Forex Trading Prime Time, Timing Terbaik untuk Membuka Posisi

Jika menonton TV, pernahkah Anda bertanya-tanya, dalam satu hari tersebut, kapankah rating TV sedang tinggi-tingginya?

Kalau jawaban Anda adalah selama ‘prime time’, tentu saja benar! Tapi kapankah waktu-waktu ‘prime time’ itu?

banner ayo forex

Lalu apa hubungannya dengan sesi trading?

Sama halnya dengan konsep rating dan prime time pada TV, pasar forex juga memiliki waktu-waktu prime time. Lalu kapankah prime time pada forex trading?

Prime time dalam forex trading, bergantung pada likuiditas. Ini artinya, waktu terbaik (prime time) untuk trading adalah ketika likuiditas pasar sedang dalam kondisi tertingginya, dan hal ini bisa tercapai ketika ada lebih banyak orang berpartisipasi dalam pasar forex.

Logikanya, ketika ada tumpang tindih (overlap) antara dua sesi trading, maka akan ada lebih banyak partisipan di pasar forex, dan kemudian berimbas pada likuiditas yang semakin tinggi. Selanjutnya, mari kita ulas satu per satu karakteristik masing-masing tumpang tindih (overlap) yang ada pada sesi forex trading.

Baca juga: Menempatkan Posisi Stop loss dan Take profit

Tokyo-London Overlap

Dapat dikatakan bahwa likuiditas selama sesi ini cukup tipis, dengan beberapa alasan. Tipikalnya, tidak ada pergerakan yang begitu banyak selama sesi Asia, jadi ketika siang hari mendekati sore, pasar forex sedang rehat. Di belahan dunia lainnya, Trader Eropa baru saja masuk kantor, sehingga trading bisa jadi membosankan karena likuiditas mengering.

Selama kurun waktu ini, idealnya Anda rehat sejenak, bermain-main sebentar atau mencari trade yang potensial untuk sesi London dan sesi New York.

London-New York Overlap

London-New York Overlap merupakan prime time yang nyata! Di kurun waktu ini, Anda akan melihat para trader menggeretakkan buku-buku jari, karena mereka tahu mereka harus memotong jam kerja mereka untuk timing emas ini. Jam-jam ini adalah jam tersibuk sepanjang hari, karena para trader dari 2 pusat finansial terbesar (London dan New York) memulai trade mereka.

Selama periode ini kita akan melihat beberapa pergerakan besar, terutama ketika laporan-laporan berita dari U.S dan Kanada dirilis. Pasar forex pun bisa menjadi goyah ketika berita-berita dari Eropa juga dirilis.

Baca juga: No Risk No Gain, Risiko Investasi di Forex Trading

Jika tren manapun tercipta selama sesi Eropa, kita akan melihat tren tersebut berlanjut, karena trader U.S memutuskan untuk terjun dan membuka posisi mereka, setelah membaca apa yang terjadi di waktu sebelumnya. Walau demikian, Anda harus berhati-hati juga, karena di akhir sesi, beberapa trader Eropa mungkin akan menutup posisi mereka, yang kemudian membuat pergerakan di pasar forex bergelombang, tepat sebelum waktu makan siang di U.S.

Disadur dari: Babypips.com

Artikel Forex Terkait

forex-calendar

Memilih Hari-hari Terbaik untuk Trading Forex

Trading Sesi New York

Trading Sesi New York

Jam Trading Sesi London

Jam Trading Sesi London

Artikel Forex Lainnya

Poskan Komentar

Klik di sini untuk memberi review


Submit your review
* Required Field