Tips&Trik     By : | 3 Juni 2016 15:09  |
0 5 0.0 stars -
 dari 0 komentar

Currency Carry Trade

Kemarin anda telah belajar apa itu carry trade, sekarang anda akan belajar apa yang dimaksud dengan currency carry trade. Di dalam pasar forex, mata uang diperdagangkan secara berpasang-pasangan (semisal anda membeli USD/CHF, maka anda membeli US dollar dan menjual franc Swiss pada saat yang bersamaan).

Seperti contoh yang sebelumnya, anda membayar bunga pada posisi mata uang yang anda jual, dan mengumpulkan bunga dari posisi mata uang yang anda beli.

banner ayo forex

Istimewanya Currency Carry Trade

Yang membuat carry trade istimewa di spot pasar forex adalah bahwa pembayaran bunga terjadi di setiap harinya berdasarkan posisi anda. Secara teknis, semua posisi yang ditutup pada hari tersebut di dalam spot pasar forex. Anda tidak akan melihatnya jika anda menahan posisi anda tetap terbuka hingga hari setelahnya.

Broker menutup dan membuka kembali posisi anda, dan mereka mendebit/mengkreditkan perbedaan suku bunga antara dua mata uang dalam satu malam. Ini disebut biaya ‘carrying’ (disebut juga sebagai rolling over/rollover) posisi untuk hari setelahnya.

Jumlah leverage yang tersedia dari broker telah membuat carry trade terkenal di spot pasar forex. Sebagian besar trading forex adalah berbasis margin, artinya bahwa anda hanya perlu menempatkan sejumlah kecil pada posisi anda dan broker anda akan menyelesaikan sisanya. Untuk ini, banyak broker yang meminta 1% atau 2% dari posisi.

Supaya lebih jelas, mari kita lihat contoh di bawah ini:

Joko memiliki modal sebesar 10.000 dollar dan ia gunakan untuk menabung. Pihak bank mengatakan bahwa dalam setahun tabungannya yang sebesar 10.000 dollar akan menghasilkan 1% dari modalnya, dan itu sekitar 100 dollar, tanpa ia perlu melakukan apapun.

Tetapi, Joko menemukan cara yang lebih baik untuk menginvestasikan uangnya daripada sekedar membuka tabungan. Ia kemudian memutuskan untuk membuka akun live di forex broker dan mendepositkan uang 10.ooo dollarnya.

Karena sebelumnya dia sering latihan trading forex di akun demo, dan telah mempelajari selama setahun, Joko yakin dengan kemampuannya dan ia cukup mengerti forex. Joko menemukan pasangan mata uang yang memiliki perbedaan suku bunga 5% setahunnya, lalu kemudian ia membelinya dengan harga 100.000 dollar untuk pasangan tersebut.

Karena brokernya hanya memerlukan 1% deposit untuk posisi tersebut, maka mereka menahan 1.000 dollar (leverage 100:1). Jadi, sekarang ini Joko mengendalikan 100.000 dollar pasangan mata uang yang akan menerima 5% setahunnya.

Dalam setahun, akun live Joko bisa jadi mengalami beberapa hal, ada 3 kemungkinan:

1.Posisi mata uang kehilangan nilai. Pasangan mata uang yang dibeli Joko jatuh layaknya batu yang jatuh ke dasar lautan. Jika kekalahannya membuat akunnya terus turun hingga mengesampingkan margin, maka posisi ditutup dan yang tertinggal hanyalah margin sebesar 1000 dollar.

2. Pasangan mata uang yang berakhir dengan nilai tukar sama pada akhir tahun, dalam hal ini Joko tidak profit dan juga tidak rugi sama sekali. Tapi dia tetap mengumpulkan bunga 5% dari posisi 100.ooo dollar. Hanya dari keuntungan suku bunga saja, Joko menghasilkan 5000 dollar dari modalnya yang  10.000 dollar!

3. Pasangan mata uang yang menghasilkan nilai. Pasangan mata uang yang dibeli Joko meroket, jadi Joko tidak hanya menghasilkan 5000 dollar dari posisinya, tetapi dia juga menghasilkan tambahan yang berlipat-lipat dari kenaikan pasangan mata uangnya.

IHSG Akan Cenderung Berkonsolidasi

Oleh karena leverage sebesar 100:1, Joko berpotensi menghasilkan sekitar 50% dari modal awalnya sebesar 10.000 dollar. Oke kan? Tertarik dengan currency carry trade?

Artikel Forex Terkait

Artikel Forex Lainnya

Poskan Komentar

Klik di sini untuk memberi review


Submit your review
* Required Field