Tips&Trik     By : | 15 Desember 2015 16:44  |
0 5 0.0 stars -
 dari 0 komentar

Beberapa Sifat yang Sebaiknya Anda Hindari Saat Trading di Forex

Forex trading, merupakan trading dengan risiko yang tinggi. Tak heran, bila seringkali broker memberikan pernyataan bahwa trading adalah jenis investasi yang berisiko tinggi dalam setiap banner iklan mereka.

Karena berisiko tinggi, sudah sepantasnya ada beberapa poin penting yang diperhatikan dalam forex trading. Selain masalah teknikal atau keahlian teknis dalam membaca grafik dan berita, seorang trader juga harus memiliki kemampuan lain yakni manajemen risiko dan manajemen emosi.

banner ayo forex

Baca juga: No Risk No Gain, Risiko Investasi di Forex Trading

Kali ini, ayoforex.com akan mengulas tentang manajemen emosi, terutama tentang beberapa sifat yang sebaiknya dihindari seorang forex trader ketika ingin terjun ke dalam forex trading. Beberapa sifat tersebut di antaranya adalah:

1. Serakah

Sifat buruk pertama yang harus Anda hindari dalam forex trading adalah serakah. Wajar memang ketika seorang trader forex meraih profit sekali, maka akan timbul keinginan dalam dirinya untuk meraih profit yang lebih besar lagi.

Kejadian semacam ini berlangsung berulang kali, hingga trader hanya berfokus pada meraih profit, tanpa mempertimbangkan faktor logis lain seperti modal, kondisi pasar forex, dan risiko.

Tanpa mempertimbangkan faktor logis di atas, kemudian dengan gegabahnya seorang trader masuk ke pasar forex hanya dengan bermodalkan ‘ingin mengulang kesuksesan yang sama’ tentu tidak dapat dibenarkan. Kondisi pasar mata uang yang fluktuatif dengan sangat cepat bisa menimbulkan masalah jika trader masuk ke pasar tanpa modal perhitungan matematis yang akurat.

Baca juga: Investasi yang Penting sebagai seorang Forex Trader

 

2. Motivasi balas dendam

Trader pemula yang serakah kemudian loss, akan merasa bahwa trade adalah sesuatu yang mutlak harus ditaklukkan. Kemudian, trader tersebut akan mengembangkan perasaan balas dendam atas kekalahannya di waktu sebelumnya.

Tipsnya, bertrading di forex mengharuskan kita mengikuti pergerakan harga di pasar. Untuk bisa mengikuti pergerakan harga di pasar, analisis kita haruslah tepat, jika analisis kita berseberangan dengan pasar, maka dapat dipastikan betapa kejamnya pasar forex.

3. Tidak yakin, takut, ragu-ragu

Dalam forex trading kita harus membedakan antara berhati-hati dan ragu-ragu atau takut. Keduanya jelas berbeda. Berhati-hati tidak ada unsur takut atau ragu-ragu sama sekali. Justru sikap berhati-hati akan semakin memantapkan setiap langkah yang kita ambil dalam membuka posisi.

Sementara takut dan ragu-ragu, justru datang dari tidak adanya kesiapan, baik mental maupun material. Takut dan ragu-ragu harus dihilangkan karena akan berpengaruh buruk terhadap kualitas analisis kita.

Baca artikel lain: Memilih Jenis Investasi yang Tepat

 

Jika pembaca di sini ingin trading di forex, ingatlah untuk selalu tenang dalam melakukan analisis ya, dan jangan pernah gegabah. Selalu terapkan manajemen risiko forex trading. Bagi yang merasa belum mampu di forex trading, coba saja investasi lain di binary options atau saham online yang lebih ringan tingkatannya.

Artikel Forex Terkait

Artikel Forex Lainnya

Poskan Komentar

Klik di sini untuk memberi review


Submit your review
* Required Field